Jogjakeren.com – Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo secara resmi melepas kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja untuk mengikuti kegiatan Jumpa, Temu Bakti, dan Gembira (Jumbara) serta Temu Karya II Tingkat DIY pada Rabu (24/09/2025). Pelepasan ini menjadi simbol dukungan penuh pemerintah kota terhadap para relawan, terutama dari kalangan pelajar yang akan mengukir prestasi dan memperkuat karakter di ajang bergengsi tersebut.
Jiwa Sosial dan Kemanusiaan di Kalangan Relawan
Dalam sambutannya, Wali Kota Hastono Wardoyo secara khusus menekankan pentingnya menumbuhkan jiwa sosial kewirausahaan (social entrepreneurship) bagi para sukarelawan PMI. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh relawan, baik dari Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), maupun Tenaga Sukarela (TSR) yang telah mengabdi dengan tulus ikhlas.
Keputusan untuk menjadi relawan merupakan tugas yang sangat mulia di bidang kemanusiaan, dan kegiatan seperti Jumbara dan Temu Karya ini diharapkan dapat semakin memperkuat karakter serta kemampuan mereka sebagai sumber daya manusia yang hebat. Melalui ajang ini, Hasto berharap PMI dapat menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini kepada generasi muda untuk membentuk mereka menjadi individu yang berempati dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Mengasah keterampilan dan Pengalaman Relawan
Hasto Wardoyo juga berharap bahwa momentum Jumbara dan Temu Karya tidak hanya menjadi ajang untuk unjuk kebolehan, melainkan juga menjadi wadah pentingnya untuk menumbuhkan semangat kerelawanan dan kepedulian sosial. Kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi para relawan PMI untuk memperluas pengalaman dan meningkatkan keterampilan dalam berbagai aspek kepalangmerahan.
Selain itu, Jumbara juga menjadi bagian integral dari upaya menumbuhkan jiwa sosial kewirausahaan bagi generasi penerus bangsa. Menurut Hasto, aja ini adalah panggung yang tepat bagi para peserta untuk membuktikan dedikasi dan komitmen mereka terhadap nilai-nilai kemanusiaan, membentuk pribadi yang tanggap, cakap, dan berempati terhadap sesama.
Persiapan Matang Kontingen Kota Jogja
Sementara itu, Ketua PMI Kota Jogja Irjen Pol (Purn) Haka Astana menjelaskan bahwa kontingen Kota Jogja yang berjumlah 60 orang telah melakukan persiapan yang sangat matang. Timi yang terdiri dari pengurus, TSR, KSR, dan PMR dari berbagai tingkatan ini telah berlatih selama hampir satu bulan penuh. Persiapan tersebut meliputi aspek fisik, mental, kekompakan tim, serta penguasaan keterampilan dan pengetahuan dasar kepalangmerahan.
Haka Astana menambahkan selama Jumbara, para relawan akan mendapatkan materi-materi kepalangmerahan yang komprehensif yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan pertolongan pertama dan layanan kemanusiaan lainnya. Persiapan yang solid ini menunjukan keseriusan kontingen Kota Jogja untuk memberikan yang terbaik dan berpartisipasi secara maksimal dalam setiap rangkaian acara.
Agenda dan Lokasi Penyelenggaraan Jumbara
Sebagai penutup, Haka Astana juga menjelaskan lokasi dan waktu penyelenggaraan kegiatan. Jumbara dan Temu Karya (Jumtek) PMI DIY tahun 2025 akan diselenggarakan selama tiga hari, yaitu dari tanggal 27 hingga 29 September 2025 dan akan dipusatkan di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Turi, Sleman. Selian melibatkan ribuan sukarelawan PMI se-DIY, acara ini juga akan dirangkai dengan peluncuran Buku Sejarah PMI DIY. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi bagi para relawan dari berbagai wilayah di DIY, sekaligus menjadi momen untuk menguatkan kolaborasi dan semangat persaudaraan.





