Semarak Lomba Masak SMA Insan Mulia Boarding School Yogyakarta: Kreasi Kuliner dan Kekompakan Siswa Berpadu

SMA Insan Mulia Boarding School
Juara 1 lomba masak SMA Insan Mulia Boarding School Yogyakarta.

Sleman, Jogjakeren.com – Halaman SMA Insan Mulia Boarding School Yogyakarta dipenuhi keceriaan pada Rabu (19/6/2024). Lomba masak yang diselenggarakan oleh Yayasan Bina Insan Karakter Indonesia menjadi ajang keakraban dan class meeting bagi para siswa setelah berakhirnya masa Penilaian Akhir Semester Genap Tahun 2024.

Berbeda dengan lomba masak biasa, para peserta kali ini dibebaskan untuk berkreasi memasak hidangan apa saja dengan bahan baku utama daging sapi. Kreativitas dan kekompakan tim menjadi kunci dalam mengolah daging sapi menjadi hidangan yang lezat dan menarik. Antusiasme dan semangat pantang menyerah tampak jelas di area perlombaan, di mana para peserta saling bekerja sama dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Sebanyak 7 kelompok yang terdiri dari 3 kelompok siswa putra dan 4 kelompok siswa putri mengikuti lomba ini. Masing-masing kelompok menunjukkan keunikan dan cita rasa hidangan mereka yang beragam.

Read More

Setelah melalui penilaian ketat oleh juri yang terdiri dari perwakilan Guru SMA Insan Mulia Boarding School Yogyakarta dan Wali Pamong mereka di asrama, salah satu kelompok putra dari kelas X berhasil keluar sebagai juara. Kemenangan mereka diraih berkat hidangan andalan mereka yang diberi nama “Sigit Rendang”.

Nama unik “Sigit Rendang” ini memiliki cerita menarik di baliknya. Sebelum hewan kurban disembelih, para peserta menamai hewan tersebut dengan nama “Sigit”. Hal ini menjadi inspirasi mereka untuk menciptakan hidangan rendang yang istimewa dan berkesan.

“Wawancara dengan Mohammad Yusuf Affan, atau yang akrab disapa Affan, mengungkap ide kreatif di balik “Sigit Rendang”. Kegemaran Affan memasak di rumah, karena terbiasa ditinggal orang tuanya bepergian, menjadi bekal baginya dalam mengolah hidangan juara ini. Pengalaman dan kreasinya inilah yang mengantarkan kelompoknya meraih kemenangan,” kata Guru Bahasa Inggris SMA Insan Mulia Boarding School Yogyakarta, Jumiati, S.Pd.

Lomba masak ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan keakraban antar siswa, meningkatkan kreativitas dan kerja sama tim, serta melestarikan budaya kuliner Indonesia. Semangat dan antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta menunjukkan bahwa acara ini telah mencapai tujuannya.

Lomba masak ini juga menjadi pengingat bagi para siswa tentang makna di balik ibadah kurban. Daging kurban yang diolah menjadi hidangan lezat menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Semangat gotong royong dan kekompakan tim yang ditunjukkan dalam lomba ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ibadah kurban.

Lomba masak yang diselenggarakan oleh Yayasan Bina Insan Karakter Indonesia merupakan acara yang meriah dan penuh makna. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan keakraban, kreativitas, dan nilai-nilai luhur bagi para siswa SMA Insan Mulia Boarding School Yogyakarta.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *