Sesuaikan Aktivitas Fisik dengan Kebugaran Tubuhmu

  • Whatsapp
aktivitas fisik
Melakukan aktivitas fisik yang aman untuk mengurangi risiko cedera dan efek samping lainnya (Foto: sunlife.co.id)

Jogjakeren.com – Dilansir dari Physical Activity Guidelines for Americans Second Edition, hampir semua orang memperoleh manfaat aktivitas fisik. Pria dan wanita dari semua ras dan etnis, anak-anak hingga orang dewasa yang lebih tua, wanita yang hamil atau pascamelahirkan (tahun pertama setelah melahirkan), orang yang hidup dengan kondisi kronis atau disabilitas, dan orang-orang yang ingin mengurangi risiko penyakit kronis akan mendapatkan manfaat dari melakukan aktivitas fisik.

Apa Saja Jenis Aktivitas Fisik?

Bacaan Lainnya

  1. Aktivitas Aerobik

Aktivitas aerobik atau daya tahan, adalah aktivitas yang menyebabkan jantung berdetak lebih cepat, dan bernapas lebih keras dari biasanya. Aktivitas dalam kategori ini seperti jalan cepat, lari, bersepeda, lompat tali, dan berenang.

  1. Aktivitas Penguatan Otot

Aktivitas penguatan otot meliputi latihan ketahanan, angkat beban, atau beban tubuh (seperti memanjat pohon dan push-up)  yang menyebabkan otot-otot tubuh bekerja atau menahan  beban.

  1. Aktivitas Penguatan Tulang

Aktivitas penguatan tulang menghasilkan kekuatan pada tulang tubuh yang mendorong pertumbuhan dan kekuatan tulang. Contoh aktivitas ini yaitu jumping jacks, lari, jalan cepat, dan angkat beban.

  1. Aktivitas Keseimbangan

Berjalan mundur, berdiri dengan satu kaki, atau menggunakan papan goyangan adalah contoh aktivitas keseimbangan.

  1. Aktivitas Fleksibilitas

Aktivitas fleksibilitas meningkatkan kemampuan sendi untuk bergerak melalui berbagai gerakan. Contoh aktivitas ini adalah latihan peregangan.

Tips Aktivitas Fisik yang Aman

Berikut tips melakukan aktivitas fisik dengan aman dan mengurangi risiko cedera dan efek samping lainnya

  • Pahami risikonya, tetapi yakinlah bahwa aktivitas fisik dapat aman untuk hampir semua orang.
  • Pilih jenis aktivitas fisik yang sesuai dengan tingkat kebugaran dan tujuan kesehatan saat ini karena beberapa aktivitas lebih aman daripada yang lain.
  • Tingkatkan aktivitas fisik secara bertahap dari waktu ke waktu untuk memenuhi tujuan kesehatan. Orang yang tidak aktif harus memulai dengan aktivitas dengan intensitas yang lebih rendah dan secara bertahap meningkatkan seberapa sering dan berapa lama aktivitas tersebut dilakukan.
  • Lindungi diri dengan menggunakan perlengkapan dan peralatan olahraga yang sesuai, memilih lingkungan yang aman, mengikuti aturan dan kebijakan, dan membuat pilihan yang masuk akal tentang kapan, di mana, dan bagaimana beraktivitas.
  • Orang dengan kondisi dan gejala kronis dapat berkonsultasi dan melakukan aktivitas fisik bersama profesional kesehatan atau spesialis aktivitas fisik tentang jenis dan jumlah aktivitas yang sesuai untuk mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.