Songsong Ramadhan, Takmir Masjd se-Kelurahan Selomartani Sepakat Wujudkan Kenyamanan Ibadah

Silaturrahim dan Pengarahan Takmir Masjid se-Kalurahan Selomartani
Silaturrahim dan Pengarahan Takmir Masjid se-Kalurahan Selomartani

Sleman (19/3) – Songsong Bulan Ramadhan, Kalurahan Selomartani menyelenggarakan Silaturrahim dan Pengarahan Takmir Masjid se-Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman pada hari Minggu (19/3). Kegiatan ini dihadiri oleh 41 orang takmir masjid se-kelurahan Selomartani, serta perangkat Kalurahan Selomartani, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Babinkamtibmas, dan Kamitua Selomartani sebagai penggagas. Kegiatan ini berlangsung di aula lantai 2 Kalurahan Selomartani dari pukul 19.30 hingga 21.30 WIB.

Dalam kegiatan ini, Lurah Selomartani, Sigit Tri Suhartoyo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan. Menyambut bulan Ramadhan, Sigit berpesan agar mengurangi dampak maraknya petasan yang dapat mengganggu kekhusukan ibadah. “Saya menghimbau, jangan nyalakan petasan, mercon. Karena itu sangat mengganggu kekhusukan ibadah. Dan juga berbahaya bagi putra putri kita. Mari warga seluruh masjid di Selomartani ini lebih kita berdayakan. Kalau ada masukan untuk pemerintah kalurahan, silakan. Insya Allah akan kita telaah, dan coba kita anggarkan tahun depan,” ungkap Sigit. Selain itu, Sigit juga menyampaikan tentang lomba Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS) yang diwakili oleh Pedukuhan Sindon Selomartani, serta peringatan hari besar Islam yang akan dilaksanakan se-kelurahan Selomartani setiap tahun.

Kapolsek Kalasan, Ipda Ratno Handoyo, memberikan arahan kepada peserta terkait kamtibmas yang perlu diwujudkan di Selomartani. Ia juga mengimbau agar kriminalitas dapat ditangani sedini mungkin dengan memasang CCTV di tempat kegiatan, termasuk masjid. “Himbauan saya agar dipasang CCTV di tempat yang perlu. Kotak infak juga perlu diamankan. Segera hitung atau dikunci, agar tidak menjadi sasaran maling. Lokasi parkir yang nyaman dan aman, jika perlu ditambah dengan kunci pengaman,” urai Ratno.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Kapolsek Kalasan juga menekankan pentingnya koordinasi dan pelaporan. Acara pengajian atau takbir keliling juga perlu dikoordinasikan dengan Polsek. Selain itu, dibuat juga banner himbauan stop petasan di bulan Ramadan dan seterusnya. Grup WhatsApp dibuat untuk takmir masjid se-kelurahan Selomartani agar mempermudah pelaporan. “Untuk kegiatan PHBI Idul Fitri, kegiatan sholat Idul Fitri seperti tempat, imam, khotib, dan jumlah jamaah mohon dilaporkan,” tambahnya.

Danramil 08 Kalasan, Kapten Suparno, mendukung sepenuhnya kebijakan lurah dan kapolsek. Ia mengharapkan agar Ramadhan dapat berjalan dengan nyaman sampai Idul Fitri dan seterusnya. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar menjaga anak-anak agar tidak ngluyur di malam hari dan setelah shubuh.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan masukan dari takmir masjid se-kelurahan Selomartani. Edy Waluyo, S. Pd., Takmir Masjid Baitul Aziz, Surokerten yang berada di bawah naungan LDII, menyambut baik kegiatan ini. Edy, yang menyimak kegiatan hingga akhir, berharap kegiatan ini memberikan manfaat dalam menjaga kenyamanan beribadah bagi masyarakat Selomartani dan sekitarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *