Tips Agar Laris Jualan Online

  • Whatsapp
Jualan Online
Ilsutrasi (Foto: dignation)

Jogjakeren – Berkembangnya pandemi Covid-19 mengubah kebiasaan orang, baik dalam bekerja, belajar, termasuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Kerja dari rumah, belajar cukup di rumah dan belanja juga hanya dari rumah. Maka tidak aneh dengan adanya fakta, penjualan online meningkat lebih dari 400 Persen ( Sumber : CNNIndonesia, liputan6 ). Hal ini menjadi alasan juga kenapa banyak bisnis offline seperti toko retail ataupun mal sepi dan tutup.

Meskipun banyak yang terdampak negatif dengan adanya pandemi ini, tetapi pada sisi lain, ada peluang yang bisa didapatkan dengan adanya kondisi ini. Punya hobi masak, bisa jualan kuliner lewat online melalui gofood. Punya hobi ngajar, bisa buat kelas online. Punya hobi produk kerajinan, bisa dipasarkan dengan online. Bahkan yang hobi main game pun bisa menghasilkan dari online.

Bacaan Lainnya

Dengan potensi dan kemudahan yang ada, siapapun bisa berjualan online. Tidak heran jika mereka ramai-ramai beradaptasi dengan memindahkan produknya untuk dijual online, baik di sosial media, marketplace, website atau aplikasi pihak ketiga.

Sayangnya walau peluang memasarkan produk secara online terbuka luas namun masih banyak yang belum maksimal Mereka masih kebingungan bagaimana memasarkan produknya. Berikut terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi penjual online agar dagangannya laris, yakni :

1. Memilih High Traffic Media

Semakin banyak pengunjung media sosial, maka semakin mudah menemukan calon pembeli di media tersebut. Contoh media penjualan yang traffic atau pengunjungnya sangat tinggi antara lain Whatsapp, Facebook dan instagram.

2. Memahami Algoritma Media

Algoritma adalah sistem yang mengatur sosial media tersebut untuk memunculkan postingan mana yang dimunculkan lebih dahulu. Tidak semua yang kita posting bisa dilihat banyak orang, kecuali kita memahami algoritmanya dan melakukan sesuai apa yang diinginkan algoritma tersebut.

Masing-masing media berbeda algoritmanya, maka tidak jarang kita merasa sudah sering posting, padahal hanya sedikit yang membaca postingan kita tersebut.

3. Menjual Produk dengan kategori minat tinggi

Seringkali penjual online memaksakan menjual produk yang menurutnya bagus. Padahal jika ingin laris, seharusnya menjual produk yang diinginkan masyarakat, karena keuntungan akan datang dari penjualan. Produk yang sampai saat ini masih tinggi peminatnya antara lain : seputar produk kesehatan, kuliner, fashion, dan edukasi.

4. Membuat postingan pada jam ramai.

Jam ramai ini berhubungan dengan saat di mana orang paling banyak membuka sosial media atau membuka gadgetnya. Biasanya banyak dilakukan orang pada waktu sebelum aktivitas (Pagi antara jam 6.30 -8.00), waktu istirahat (Siang antara jam 12.00 – 13.00) dan waktu selesai beraktivitas (Malam antara jam 19 – 21.00)

Beberapa tips di atas dapat dijalankan para pebisnis online, agar jualannya laris. Meski sederhana, tetapi apabila dipraktikkan secara menyeluruh dan konsisten, niscaya akan memberikan efek positif hasilnya signifikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *