jogjakeren.com – Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia ke-75, Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Baitussalam Daengan Yogyakarta menggelar upacara bendera. Mengingat masih adanya pandemi COVID-19 di Yogyakarta, semua peserta menjalankan protokol kesehatan.

Upacara dilakukan pada hari Senin, 17 Agustus 2020, di halaman pondok yang beralamat di Jl. Sugeng Jeroni no. 13 Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Pembina upacara Ustaz Arbai Hasan. Peserta sebanyak 80 orang terdiri dari siswa pondok, guru dan pengurus harian.
Meskipun seluruh siswa bertempat tinggal di dalam pondok, namun sebelum memasuki lokasi upacara, tetap cuci tangan, pakai masker dan diukur suhu badannya menggunakan thermo gun.

Petugas upacara terdiri dari pembina upacara Ustaz Arbai Hasan, pemimpin upacara Fariszal Sabila Firdaus, pengibar bendera : Lutfi Rizqiyan Putra, Nurhuda Priyantara, Ulin Nuha Syahnarendra.
Protokol : Anas Nurdin, pembaca doa : Ali Mujahid Dinulkholis dan pembaca UUD 1945 : Gilang Aruzin Syahmansurin. Pembawa teks Pancasila : Bevio Perlita Weldi Abrori dan dirijen lagu Indonesia Raya : Altomi Putra Darmawan
Upacara Kemerdekaan PPPM Daengan: Generasi Cerdas dan Berakhlakul Karimah
Dalam pidato sambutannya, Arbai menegaskan bahwa untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, dibutuhkan ilmu pengetahuan sesuai keahlian masing-masing dan didukung ilmu agama yang kuat.
“Generasi cerdas dan berakhlakul karimah merupakan target para pengurus pondok dalam mendidik seluruh santrinya agar menjadi generasi berkualitas”, tuturnya menutup pidato sambutan.
Perlu diketahui bahwa PPPM Baitussalam berdiri sejak tahun 2015 dengan jumlah siswa pertama saat itu 30 santri. Setiap tahun menambah 30 siswa yang berasal dari DIY, Klaten, Semarang dan luar Pulau Jawa.
Setiap tahun pula meluluskan santri yang diberikan tugas untuk mengajar beberapa tempat pengajian di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Susunan pengurus terdiri dari Ketua, H. Ahmad Riyadi, S.Si., M.Si., Wakil Ketua Arbai Hasan dan H. Suroto. Sekretaris Dugan Sapto Yoga dan H. Ahmad Sas. Bendahara : H. Leo Sunardi, S.T. dan Drs. Samino, sedangkan Humas : Sungkono, Sujari dan Muji Prasetyo.
Semua pengurus saling bekerja sama dan bahu-membahu untuk mendidik para santri. Adapun, mayoritas santri tersebut adalah pelajar SMA/SMK sederajat di wilayah Kota Yogyakarta. Ada pula kelas reguler yang umumnya diperuntukkan bagi alumni SMA/SMK sederajat.
Selesai upacara bendera, semua peserta kembali ke tempat masing-masing. Sementara, para pengurus santri mempersiapkan sarana dan prasarana untuk lomba Agustus-an pada sore harinya.
Di sela-sela persiapan lomba, Dugan Sapto Yoga, Sekretaris Pondok menyampaikan bahwa lomba ini selain bertujuan menyemarakkan hari kemerdekaan RI, juga untuk menghibur para santri yang sehari-hari sudah penuh materi pengajian.





