Jogjakeren – Berdasarkan data yang dilansir bantulkab.go.id per tanggal 20 September 2020, Kecamatan Kasihan mencatat jumlah suspek sebanyak 94 orang, sembuh 56 orang, dan confirm 35 orang. Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul tersebut merupakan salah satu kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak keempat se-Kabupaten Bantul.
Melihat kondisi tersebut, warga diminta mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer dan menghindari kerumunan.
Warga Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kasihan pun bergerak cepat melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Yakni dengan melakukan penyemprotan disinfektan di masjid binaan PC LDII Kasihan Masjid Al Barokah, Gonjen, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Selain masjid, gedung PPG yang biasa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan lingkungan sekitarnya juga turut dilakukan penyemprotan.
Sebanyak 25 warga LDII bergotong royong melakukan penyemprotan dan membersihkan masjid serta lingkungan sekitar. Sigit Untoro Kasih selaku koordinator penyemprotan mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan secara berkala.
“Alat yang kami gunakan sebanyak 3 unit dengan kapasitas masing-masing 20 liter. Petugas yang melakukan penyemprotan pun tetap menggunakan alat pelindung diri,” jelas Sigit.

Sigit menambahkan, pelaksanaan pengajian dan salat jumat di LDII Kasihan telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Seperti memakai masker, memakai hand sanitizer dan sebelum masuk masjid dilakukan pengecekan suhu tubuh. Pada saat salat jumat ditambah dengan menuliskan nama dan no hp guna mempermudah tracing apabila terdapat kasus konfirmasi Covid-19 di kemudian hari,” pungkas Sigit.





