Fakta Bersyukur dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

  • Whatsapp
kesehatan mental
Ilustrasi sehat mental yaitu bahagia (sumber : pexel)

Jogjakeren – “Kesehatan mental adalah perkara hidup sehari-hari. Mental kita cedera ketika mengalami kegagalan. Saat itu, Mind kita mau yang ‘nyenengin‘ dan engga mau yang ‘nyebelin‘, sehingga terjadi konflik antara kenyataan dan pikiran (harapan),” ungkap Adjie Santosoputro, Praktisi Mindfulness di channel Youtube Menjadi Manusia.

Mental kita dapat terganggu dengan adanya beban pikiran dan perasaan. Karena itu, kami rangkum tentang bersyukur dapat meningkatkan kesehatan mental.

Bacaan Lainnya

Bagaimana kerja otak ketika kita bersyukur? Bagian otak bawah terdapat hipotalamus, letaknya dekat kelenjar pituitari. Ketika kita bersyukur, hipotalamus tersebut akan mengeluarkan hormon dopamin yang dapat meningkatkan suasana hati sehingga merasa bahagia.

Selain itu, bersyukur juga dapat meningkatkan serotonin. Bahan kimia kebahagiaan tersebut berkontribusi dalam kesejahteraan perasaan. Membuat suasana hati kita menjadikan lebih rileks. Serotonin dikeluarkan dari anterior cingulate cortex yang ketika bersyukur bagian tersebut akan teraktivisasi.

Rasa bersyukur bekerja melalui neuroplastisitas dalam menciptakan jalur saraf baru yang meningkatkan fokus melalui medial prefrontal cortex. Sehingga dapat menurunkan stres dan ketakutan dengan mengaktifkan ‘termostat emosional’ yang disebut amygdala.

Dengan meningkatkan aktivitas bagian-bagian otak yang penting ini, bersyukur dapat meningkatkan kesehatan mental kita.

Sejatinya bersyukur itu mampu mencegah penyesalan yang berlarut-larut, sehingga tidak menjadikan mudah depresi. Seorang yang sering bersyukur lebih mudah menerima, tidak mudah iri hati atau dendam, bersikap positif untuk dirinya dan orang lain.

Tidak ada salahnya kita melatih hal sederhana tersebut, jika mau sehat mental kita. Toh, sudah jelas sekali di dalam Firman Allah Surat Luqman ayat 31 yang dijelaskan ketika kita beryukur itu akan bermanfaat untuk diri kita baik dalam akhirat maupun duniawi.

Yuk, marilah jaga kesehatan mental kita dengan sering beryukur.

Semoga bermanfaat.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *