Belajar Memasak adalah Kebutuhan Bertahan Hidup

  • Whatsapp
belajar memasak
Sumber : pixabay.com/tookapic

Jogjakeren – Memasak atau mengolah suatu bahan makanan menjadi hidangan yang siap dimakan merupakan kegiatan yang sering sekali kita temui. Di rumah, sebelum memulai hari mayoritas orang akan sarapan. Kemudian, saat pulang salah satu yang dituju tentu saja makan malam. Manusia tidak akan luput dari makanan.

Nah, sayangnya membeli makanan masih menjadi kebiasaan yang sulit dihindarkan. Meskipun begitu, kita harus mulai belajar untuk mengolah sendiri makanan yang akan kita makan. Suka atau tidak suka, kemampuan memasak harus dimiliki oleh setiap orang. Mengapa?

Bacaan Lainnya

Alasan Kita Harus Belajar Memasak

  1. Setiap manusia yang hidup pasti membutuhkan makan. Namun tidak semua manusia bisa atau mampu untuk selalu membeli makanan terus menerus.
  2. Memasak bukanlah sebuah peran yang harus dibagi. Memasak tidak hanya menjadi tugas salah satu anggota keluarga, baik istri atau suami. Tapi memasak adalah kebutuhan hidup setiap orang. Sama halnya dengan kemampuan untuk menjaga kebersihan (mencuci baju, mencuci piring, dan lain-lain).
  3. “Bisa memasak” berbeda dengan “Ahli memasak”. Artinya, kita tidak harus ahli atau pandai memasak berbagai menu, setidaknya kita bisa mengolah bahan makanan yang familiar ditemui agar menjadi menu makanan yang bisa dimakan dan menyehatkan badan.

Melihat betapa pentingnya memasak bagi kehidupan sehari-hari, akan sangat bijak jika kita mulai belajar untuk memasak. Tidak perlu masak makanan sekelas warung makan atau restoran. Minimal kita mampu menghafalkan 2 atau 3 resep sederhana yang sesuai dengan selera kita masing-masing dengan bahan sederhana.

Sebagai contoh, kita bisa masak telur dengan 2 atau 3 resep berbeda, kita bisa masak setidaknya 1 jenis sayuran yang hampir tidak pernah gagal membuatnya, atau setidaknya kita tau cara mengkreasikan menu mie instan menjadi beragam hidangan yang jauh lebih sehat. Tidak muluk-muluk, bukan?

masak bagi anak
Sumber : pixabay.com/AnnaProsekova

Nah, bagi Anda yang sudah memiliki anak, ada baiknya Anda mengajarkan cara masak ini sedari kecil. Karena usia anak-anak memiliki kemampuan belajar dan memiliki keingintahuan yang tinggi. Berikut ini beberapa tips mengajarkan masak kepada buah hati sejak dini :

Tips Belajar Memasak dengan Anak

  • Mengenalkan bahan makanan, mulai dari bahan yang bisa bertahan lama hingga bahan yang cepat membusuk. Bahan termasuk bumbu dan bahan yang bisa menjadi bahan utama, dan sebagainya.
  • Kemudian, kenalkan anak pada peralatan memasak yang wajib ada dan pasti digunakan setiap hari. Termasuk memahamkan anak untuk berhati-hati dengan kompor dan/atau alat masak lainnya.
  • Selanjutnya, mengenalkan anak pada tahap persiapan masak. Mulai dari membersihkan bahan makan dengan benar, hingga memotong bahan makan sesuai dengan jenis masakan yang akan dibuat.
  • Setelah itu, tentu saja belajar memasak secara langsung. Mengajari anak memasak tidak hanya hingga masakan sudah jadi dan bisa dimakan, namun juga cara membersihkan dapur, mencuci alat masak, hingga cara menyimpan sisa bahan makan dengan benar. Pahamkan kepada anak bahwa memasak tidak selalu rumit, bahkan menu sederhana dan mudah pun bisa dinikmati.

Baca Juga : Sayang Pada Buah Hati Anda! Terapkan “Screen Time”

Jika dilihat memang sepertinya banyak hal yang harus diajarkan kepada anak. Namun ketika kegiatan belajar masak diatas dilakukan sedikit demi sedikit dan dilakukan dalam kegiatan masak sehari-hari, anak akan mulai terbiasa dan bahkan tidak merasa jika sedang diajari untuk masak.

Belajar masak bagi anak-anak tidak hanya soal mengajarkan kemampuan bertahan hidup dasar, namun juga bisa menjadi sarana menjalin kedekatan antara orangtua dan anak. Selain itu, sebagai orangtua, Anda juga bisa mengajarkan anak tentang pola hidup sehat, rasa bertanggung jawab terhadap diri sendiri, hingga mengajarkan kemampuan mengambil keputusan dan mempelajari dampak dari setiap keputusan yang ada.

Ditambah dengan keadaan tidak terduga seperti pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Mau tidak mau kita pasti mengurangi kebiasaan konsumtif atau membeli makan di luar. Tidak hanya mengurangi risiko tertular, kita juga bisa menghemat anggaran belanja kita sehari-hari dengan masak sendiri. Yuk, mulai dari sekarang belajar masak dan ajarkan pelan-pelan kepada anak cara masak yang baik dan benar. Tidak ada kata terlambat untuk belajar masak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *