Hari Pahlawan Nasional, Apa Makna Pahlawan Bagi Mereka?

  • Whatsapp
Hari Pahlawan
Ilustrasi (Foto: kemensos.go.id)

Jogjakeren.com – Setiap tanggal 10 November, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional (HPN). Ini merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Presiden RI ke-1, Soekarno menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional dengan diterbitkannya Keputusan Presiden No. 316 tertanggal 16 Desember tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur. Peringatan HPN ini ditujukan untuk mengenang bakti dan perjuangan para tokoh pendiri bangsa.

Dikutip dari laman Kementerian Sosial, tema Hari Pahlawan ke-76 tahun 2021 adalah PAHLAWANKU INSPIRASIKU. Di dalamnya memuat 2 logo, yaitu bambu runcing dan tokoh pahlawan. Bambu runcing merupakan senjata sederhana yang digunakan oleh para pejuang kemerdekaan.

Bacaan Lainnya

Senjata ini menjadi simbol keberanian para pahlawan dalam menghadapi kolonialisme kala itu. Sedangkan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran.

Jika dulu pahlawan identik dengan perjuangan melawan penjajah, di era masa kini makna pahlawan bisa dipahami dari berbagai perspektif.

Yuk, Kita Simak Apa Kata Mereka

“Orang yang memiliki pandangan terhadap semua hal yang tidak sempit, mengayomi, membimbing dan memperjuangkan hak-hak orang yang layak diperjuangkan tanpa meminta imbalan” (dr. Edwin Widyanto, Ph.D. – Dokter di Rumah Sakit Akademik UGM)

“Orang yang membawa kebermanfaatan untuk sekitarnya tanpa pamrih” (Ayu Rahayu, M.Si. – Peneliti di FK-KMK UGM)

“Orang yang rela berkorban dan melaksanakan segala tanggung jawab dengan militan; mampu melaksanakan semua tugas dengan segala keterbatasan” (Risyad Andjo – Ustadz di TPA Al-Manshurin, Pingit)

“Seseorang yang telah rela berkorban tanpa pamrih untuk kelangsungan hidup orang lain. Sekecil apapun pengorbanan itu. Ia rela mengorbankan dirinya, perasaannya, kekayaannya, dan yang lainnya untuk kelangsungan hidup orang lain” (Aisyah – Guru di SDN Jamblangan)

“Siapapun yang berani berjuang untuk kebaikan banyak pihak, jujur, peduli, dan pantang menyerah” (Sufraha Islamia – Mahasiswa Pascasarjana, UGM)

“Pahlawan juga dapat diartikan sebagai seseorang yang mampunyai sikap berkorban dan berani untuk menghasilkan sesuatu yang baik. Maka dari itu, mulailah menjadi pahlawan untuk dirimu sendiri” (Fitri Diah – Remaja asal Maguwoharjo, Sleman)

“Seseorang yang berani berkorban untuk kebenaran” (Hartini – Pedagang jajanan tradisional, Sleman)

“Orang yang berani memberikan effort 100% serta punya integritas yang tinggi. Orang yang mau berjuang dan memiliki prioritas. Pahlawan untuk diri sendiri atau sekelilingnya” (Habibah Suciati – City Coordinator, Yayasan Konservasi Alam Nusantara)

Mari kita kenang dan teruskan cita-cita luhur para pendiri bangsa Indonesia. Selamat Hari Pahlawan Nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.