‘Pahlawanku Inspirasiku’, Pahlawan Kini dan Nanti

Pahlawan Nasional
Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Negara

Jogjakeren.comSobat Jogjakeren, taukah Anda bahwa setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan? Di dalam peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 4 tokoh baru, yakni Almarhum Tombolotutu dari Sulawesi Tengah, Almarhum Sultan Aji Muhammad Idris dari Kalimantan Timur, Almarhum Usmar Ismail dari DKI Jakarta, dan Almarhum Raden Aria Wangsakara dari Banten.

Penganugerahan ini dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 109/TK/TH 2021 dan 110/TK/TH 2021 tertanggal 25 Oktober 2021 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan Bintang Jasa. Keempat tokoh pahlawan nasional baru ini berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari raja hingga sutradara. Hal ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Indonesia mengapresiasi penuh peran dan konstribusi mereka di bidangnya masing-masing.

Bagaimana Makna Pahlawan Kini dan Nanti?

Jika dulu pahlawan identik dengan perjuangan melawan penjajah, di era masa kini makna pahlawan bisa dipahami dari berbagai perspektif. Pahlawan emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini mendeskripsikan pahlawan sebagai seseorang yang mau berjuang untuk kebahagiaan orang lain. Di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak berlebihan kiranya apabila kita menyebut para tenaga kesehatan (nakes) sebagai pahlawan atas kontribusinya dalam penanganan pandemi.

Read More

Makna ‘pahlawan’ mulai dikembangkan sesuai relevansinya di berbagai bidang, seperti bidang kesehatan, pendidikan, olahraga, politik, dan sosial-budaya. “Pahlawan merupakan seseorang yang tidak mengenal lelah, tidak mengharap imbalan, dan rela berkorban. Banyak pengorbanan yang harus dikeluarkan, mulai tenaga, waktu, bahkan nyawanya sendiri,” ujar Taufiq Noor Hidayat, pemerhati pendidikan yang sekaligus pengurus Yayasan Penggerak Penerus Bangsa, Rabu (10/11/2021).

Di bidang kesehatan dan penelitian, Prof. dr. Adi Utarini, Ph.D. memiliki pandangan tersendiri tentang arti seorang pahlawan. “Seseorang yang yakin bahwa hal yang diperjuangkan itu untuk kebaikan orang-orang di sekitarnya, keluarganya, dan masyarakat,” ujar peneliti utama World Mosquito Program yang sekaligus seorang Guru Besar di FK-KMK UGM. Hal ini disampaikan di dalam acara Kompas TV bertajuk ‘Pahlawan Dulu, Kini, dan Nanti’, Rabu (10/11/2021).

Di tahun 2021, pemerintah mengambil tema ‘Pahlawanku Inspirasiku’. Harapannya, masyarakat dapat menjadikan tokoh pahlawan sebagai sumber inspirasi dan keteladanan dalam meneruskan cita-cita luhur para pendahulu. Menurut Sobat Jogjakeren, siapakah sosok inspiratif yang kalian jadikan sebagai pahlawan?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *