Jogjakeren.com – Pahlawanku Teladanku. Apa sih yang perlu kita jadikan teladan dari keberhasilan para pahlawan? Terbayang pasti bagaimana mereka mengendaliken keinginan pribadinya untuk dapat berjuang mewujudkan cita-cita bangsa. Nah, kita juga bisa menjadi pahlawan dengan mengelola kondisi psikis yang ada di dalam diri kita.
Mengapa mengelola kondisi psikis menjadi bagian dari perjuangan? Dapat dipastikan bahwa kondisi psikis (jiwa) yang sehat akan membuat kita semua dapat memiliki emosi yang adaptif dan positif sehingga kita bisa beribadah secara tenang, berkiprah secara optimal sesuai dengan potensi yang kita miliki, menunjukkan perilaku yang produktif, dan dapat bergaul secara sehat dengan orang-orang yang ada di sekitar kita.
Seringkali kita mendengar kata healing…healing…dan healing karena adanya iklan yang disajikan oleh penjual jasa travelling. Padahal travelling tidak selalu menjadi healing, dan healing tidak harus travelling. Kita perlu mengenal terlebih dahulu kebutuhan kita untuk tetap memelihara kesehatan jiwa.
Seperti halnya memelihara kesehatan fisik, tubuh perlu makanan ketika kita lapar, butuh minum ketika kita haus, butuh beristirahat ketika lelah, dan butuh digerakkan supaya masing-masing organ dapat berfungsi secara normal. Demikian juga dengan kondisi psikis. Di antara sekian waktu yang kita miliki, maka diperlukan waktu khusus untuk menjaga agar jiwa kita tetap sehat.
Lalu bagaimana caranya merawat kondisi psikis dalam diri kita? Kita perlu mengenal diri sendiri terlebih dahulu bahwa kita sedang mengalami kondisi kelelahan psikogis. Agar tidak berlebihan dalam mencermatinya (over self diagnosis), maka kita bisa memperhatikan indikator dari perilaku diri kita sendiri.
Tanda-tanda dari kelelahan psikologis antara lain saat kita merasa tidak berdaya, pikiran kita dipenuhi pikiran buruk, dan memiliki perasaan kekhawatiran yang berlebihan. Pada kondisi tertentu, fungsi psikis yang kurang sehat juga ditandai dengan adanya gangguan fisik seperti sakit kepala, sakit perut, maupun mual.
Selanjutnya bagaimana caranya? Silahkan anda duduk maupun berbaring dengan kondisi aman dan senyaman mungkin sebagaimana yang paling memungkinkan untuk dilakukan dan coba kita bayangkan satu saja situasi menyenangkan dan bermakna yang pernah kita alami. Bisa peristiwa yang baru saja terjadi atau mungkin peristiwa yang sudah lampau yang membahagiakan jika diingat kembali. Kita bisa merasakan kembali peristiwa menyenangkan tersebut untuk mengembalikan semangat yang mungkin sempat menurun.
Hal lain yang bisa dilakukan sebagai cara sederhana untuk mengembalikan kondisi psikis kita adalah menikmati waktu untuk berbicara dengan diri kita sendiri. Kita bisa mencoba bertanya kepada diri sendiri mengenai berbagai hal yang terjadi di dalam diri kita dan bisa kita syukuri. Tak perlu waktu yang lama, kira-kira 10 hingga 15 menit. Hal ini bisa kita lakukan sesaat sebelum kita tidur.
Berbagai penelitian pun telah menyebutkan bahwa menyukuri nikmat secara sadar dapat menurunkan tingkat stres maupun kelelahan psikologis yang terjadi di antara aktivitas rutin yang kita kerjakan. Bahkan rasa syukur yang kita sadari pun dapat meningkatkan kesehatan mental maupun kesehatan fisik.
Selamat mencoba kawan, semoga kita tetap dalam kondisi sehat jiwa dan dapat berkiprah untuk bangsa.
Oleh Diana Ratri, M.Psi, Psikolog




