Keren! Meski Daring, Mahasiswa KKN-PPM UGM Hasilkan Produk Milenial

KKN-PPM UGM
Pendistribusian hasil-hasil KKN PPM UGM kepada warga masyarakat Desa Jaten dan Desa Brubuh, Kecamatan Jogorowo, Ngawi.

Jogjakeren – KKN-PPM UGM periode 2 dalam masa pandemi COVID-19 dilaksanakan secara daring. Meski begitu, mahasiswa KKN-PPM UGM tetap dapat mengabdi kepada masyarakat dengan cara yang kreatif dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini. Hasil pengabdian pun berupa produk milenial seperti webinar, pembaharuan website dan instagram, master plan, video edukasi, podcast dan artikel pengabdian.

Produk milenial tersebut adalah karya mahasiswa KKN-PPN UGM Unit Jogorogo yang mengembangkan Desa Brubuh dan Desa Jaten di Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Zulfa Parulian Alzuhdy selaku Koordinator Mahasiswa Unit KKN Jogorogo bersama 24 mahasiswa berhasil melaksanakan 94 program KKN secara daring.

Beberapa produk milenial KKN PPM UGM Unit Jogorogo 2020.

Selama 50 hari, pelaksanaan KKN-PPM UGM daring didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. (Fakultas Kehutanan) dan Koordinator Wilayah Dr. Moh. Masrukhi, M.Hum. (Fakultas Ilmu Budaya).

Read More

Master plan Desa Jaten dan buku profil Desa Wisata Brubuh berhasil diselesaikan. Ini sesuai keinginan dan hasil komunikasi secara daring dengan perangkat desa. Mahasiswa KKN juga menghasilkan lebih dari 32 buku panduan, leaflet dan poster serta 5 peta, dan produk milenial lainnya. Semuanya ini dalam rangka membantu agar masyarakat sejahtera, sekaligus tetap melestarikan flora-fauna, lanskap dan sumber air di Gunung Lawu,” ungkap Atus yang sejak 2014 turut mengembangkan desa wisata dan homestay di lereng utara Gunung Lawu, Senin (31/8/2020).

Program Desa Brubuh

Menurut Zulfa yang didampingi koordinator sub-unit di tingkat desa, Erric Maulana I, Haryo Bayu W, Abdurrahman, dan Hilal, program-program KKN dibagi menjadi beberapa kategori. Seperti peningkatan kapasitas masyarakat Desa Wisata Brubuh berupa penyusunan buku saku Bahasa Inggris bagi pemandu desa wisata, pelatihan bahasa Inggris. Pelatihan pengolahan produk berbasis hasil pertanian lokal, sosialisasi sertifikasi produk pangan-industri rumah tangga (SPP-IRT), psikoedukasi self-acceptance pada remaja putri dan mindful parenting.

KKN-PPM UGM
Kayangan Desa Wisata Brubuh (Foto: brubuh.ngawikab.id)

Program Menuju Desa Brubuh Tangguh COVID-19 berupa sosialisasi tata cara berkumpul di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan edukasi pelaksanaan pariwisata dalam masa COVID-19. Pentingnya peran orangtua meningkatkan motivasi anak saat pembelajaran online, serta pembuatan materi belajar matematika 6 SD. Selanjutnya, ada penyusunan Profil Desa Brubuh berupa pembuatan story maps, materi struktur pemerintahan dan kelembagaan masyarakat, statistik kependudukan, potensi olahan pertanian.

Pengenalan potensi wilayah dalam aspek geografi, pembuatan peta tematik desa digital/konvensional, infografis monografi, dan sosialisasi manfaat menjadi desa wisata. Adapun mengenai peningkatan nilai jual hasil pertanian dilakukan pembuatan skema distribusi pengelolaan hasil pertanian sebagai peningkatan nilai jual produk mandiri desa. Sosialisasi penanganan pasca-panen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen dan pembuatan buku panduan budi daya telang.

Program Desa Jaten

Sementara itu, permasalahan di Desa Jaten cukup beragam. Salah satunya keinginan untuk dibangunnya rest area. Untuk itu dibutuhkan sebuah masterplan sederhana yang meliputi desain bangunan, potensi desa dan kelemahannya. Potensi dan permasalahan digali dari komunikasi dengan perangkat desa, buku acuan, dan RPJM Desa. Lalu program edukasi pertanian dan peternakan berupa pembuatan materi tutorial mengenai POC (Pupuk Organik Cair) dengan Teknologi Tepat Guna ember tumpuk, biochar, dan sosialisasi Desa Apps.

Program terkait perlengkapan administrasi desa antara lain pembuatan peta desa tentang penggunaan lahan, peta Ruang Terbuka Hijau, peta persebaran Eco-Tourism, dan peta persebaran home stay. Dalam upaya peningkatan kesehatan dan well-being disusun buku Tanaman Obat Keluarga, Pola Gizi Seimbang, dan Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat dengan Tepat).

KKN-PPM UGM
Buku saku bertajuk Wiyata Wayang merupakan seri buku saku Wiyata Budaya.

Terkait penanganan COVID-19 berhasil disusun materi yang disampaikan dalam bentuk video berjudul Apa Itu Pandemi COVID-19, Kenapa Harus New-Normal, dan Poster Pola Hidup Bersih dan Sehat. Buku yang disusun bagi masyarakat Desa Jaten berjudul Menjadi Tour Guide, Menjadi Warga Negara Hebat, Wiyata Wayang, Trawaca Aksara, dan poster Pariwisata Sari Budaya.

Zulfa menambahkan, penyelenggaraan 2x webinar memanfaatkan Google Meet dan desa menfasilitasi penyediaan satu lokasi dengan 1 device yang dapat ditampilkan dan didengarkan bersama. Selanjutnya sebagian besar hasil-hasil kegiatan KKN dicetak di Yogyakarta dan dikirimkan via pos ke desa. Perangkat desa kemudian mendistribusikannya kepada masyarakat sesuai dengan sasaran setiap program.

Seperti anak-anak, anggota posyandu, karang taruna, kepala dukuh, orang tua dan lansia, siswa SMP dan SMA, ibu rumah tangga, dll. Dengan demikian, walaupun pandemi COVID-19 belum berakhir, namun masyarakat Desa Brubuh dan Desa Jaten masih memungkinkan meningkatkan kapasitas diri, melanjutkan pembangunan desa dan senantiasa melestarikan lingkungannya di lereng utara Gunung Lawu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *