Launching Penanaman Pohon, LDII-MUI Terus Serukan Gerakan Peduli Lingkungan

  • Whatsapp
LDII Peduli Lingkungan
Sambutan Ketua DPW LDII DIY dalam Launching Penanaman Pohon di Bumi Perkemahan Dewaruci, Bantul, Minggu (28/11/2021)

Jogjakeren.com – Tepat di peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggandeng berbagai pihak untuk melakukan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Dewaruci, Bantul pada Minggu (28/11/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Umum DPP LDII Ir. KH. Chriswanto Santoso, M.Sc., Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., Kepala Biro Bina Mental Spiritual Setda DIY H. Djarot Margiantoro, S.TP., M.Sc., Ketua Umum MUI DIY Drs. KH. Abdurrahman, Badan Kesbangpol DIY, BPDASHL Serayu Opak Progo, Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Waka Binawasa) Suraji Widarta, S.Pd., Wakil Ketua Pimpinan Saka Wanabakti DIY Jaka Suryanta, S.Hut., M.Ec.ev., MA., Majelis Pembimbing Saka Bahari Bantul Sarjito LMT, para Ketua DPD LDII Kabupaten/Kota, dan Pimpinan Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (SPN).

Bacaan Lainnya

Bidang lingkungan merupakan salah satu dari delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa. Di samping berbagai program lingkungan lainnya, Launching Penanaman Pohon kali ini sekaligus menjadi bukti keseriusan LDII dalam menyerukan pentingnya aksi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Hal ini sesuai pula dengan apresiasi dan doa Ketua Umum MUI DIY agar LDII DIY semakin bermanfaat bagi umat Islam Indonesia, khususnya di Yogyakarta. “Ya Allah, jadikanlah LDII semakin bermanfaat bagi umat Islam Indonesia, khususnya di Yogyakarta,” kata Ketua FKUB DIY ini saat menyampaikan doa penutupan.

Lalu, Bagaimana Peran Penanaman Pohon Terhadap Kelestarian Lingkungan?

Pemerintah telah menetapkan bahwa setiap tanggal 28 November merupakan Hari Menanam Pohon Indonesia. Hal ini dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2008 yang diterbitkan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Penetapan HMPI ini tak lepas dari kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian pohon demi mencegah dampak perubahan iklim yang masih menjadi perhatian banyak pihak.

Kelestarian lingkungan dapat dimulai dengan menjaga kelestarian pohon. Pohon merupakan penghasil utama oksigen, sumber kehidupan yang sangat diperlukan demi keberlangsungan hidup manusia. Dilansir dari artikel The Global Oxygen Budget and Its Future Projection, setiap orang dewasa membutuhkan 1,17 kilogram oksigen per hari atau setara 0,013 gram per detik.

Penanaman Pohon Cempedak oleh Warga LDII Sinduadi dan padukuhan, Kamis (25/11/2021)

Selain menghasilkan oksigen, pohon juga menyerap karbon dioksida dan berbagai gas beracun lainnya. Karbon dioksida yang dihasilkan oleh makhluk hidup, kendaraan bermotor, dan dunia industri memiliki peran kunci dalam meningkatnya krisis dan kerusakan lingkungan hidup.

Kelestarian pohon dapat meningkatkan penyerapan air. Akar pohon menyerap air hujan yang masuk ke dalam tanah dan mengikatnya. Hal ini tentu bisa mencegah terjadinya luapan air atau banjir saat musim penghujan tiba. Selain itu, pengikatan air tanah dapat menjaga stabilitas debit air di sekitar aliran sungai.

Pohon juga memiliki andil besar dalam pemenuhan pangan serta ekonomi masyarakat. Pohon menghasilkan bunga, buah, daun, batang, kayu, akar, dan biji yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber makanan, obat-obatan, hingga bahan bangunan.

Melalui momentum HMPI tahun 2021 ini, harapannya berbagai pihak dapat melakukan aksi nyata demi kelestarian pohon dan lingkungan. Selamat Hari Menanam Pohon Indonesia!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.