Pentingnya Konsumsi Produk Pangan Fungsional di Masa Pandemi Covid-19

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: pixabay.com)

Jogjakeren – Pandemi Covid 19 yang terjadi sejak tahun 2019 lalu telah meresahkan kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh virus corona varian baru atau yang disebut Novel Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus (SARS Cov-2). Penyebaran virus ini sama seperti penyebaran virus flu yaitu melalui droplet (percikan cairan tubuh) yang keluar saat bersin atau batuk sehingga virus ini dikategorikan sebagai virus yang mudah menular.

Penyebaran virus ini juga dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Penyebaran secara langsung dapat terjadi apabila seseorang melakukan kontak langsung dengan carrier (pembawa virus), sedangkan penyebaran tidak langsung dapat terjadi apabila seseorang menyentuh benda-benda terkena droplet dari carrier. Seseorang yang terkontaminasi droplet dari carrier maka virus tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan menuju paru-paru, atau melalui mulut kemudian menuju usus, atau dapat juga melalui mata. Virus yang masuk melalui mata dapat menginfeksi saluran pernapasan kemungkinan karena ditranspor oleh air mata melalui air mata menuju nasal dan mukosa nasapharyngeal melalui ductus lacrimalis (Pratiwi, 2020).

Sampai saat ini, penyuntikan vaksin untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 sudah dilakukan oleh masyarakat. Akan tetapi, walaupun sudah dilakukan vaksinasi masyarakat tetap tidak boleh lengah terhadap kondisi lingkungan. Langkah preventif penularan Covid-19 juga harus tetap diketatkan agar tubuh lebih terlindung dari penularan virus, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun setiap kali menyentuh benda di tempat umum, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Read More

Pada dasarnya, semua jenis virus akan mudah menyerang seseorang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Sistem imun tubuh menjadi garda terdepan bagi seseorang untuk melindungi dirinya dari risiko penyakit. Fungsi dari sistem imun dalam tubuh adalah untuk mengenal dan mencegah benda asing masuk dalam tubuh, termasuk benda asing yang bersifat patogen. Tingkat keparahan seseorang yang terinfeksi Covid-19 juga sangat bergantung pada sistem imun atau kekebalan yang dimiliki oleh orang tersebut. Penjagaan dan penguatan sistem imun tubuh di masa pandemi ini juga menjadi hal yang krusial atau penting untuk diperhatikan.

Produk Pangan Fungsional

Peningkatan sistem kekebalan tubuh dapat dilakukan melalui makanan yang dikonsumsi. Makanan mengandung zat gizi yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan meningkatkan kesehatan bagi tubuh. Tingkat kekebalan tubuh sangat dipengaruhi oleh zat nutrisi yang dikonsumsi. Asupan nutrisi yang cukup sesuai dengan kebutuhan merupakan hal yang penting untuk memenuhi ketersediaan energi, makronutrien, dan mikronutrien yang diperlukan oleh perkembangan, pemeliharaan, dan performa sistem imun.

Produk pangan fungsional dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk dikonsumsi di masa pandemi. Pangan fungsional adalah bahan pangan yang mengandung komponen bioaktif yang dapat memberikan efek fisiologis multi fungsi bagi tubuh, antara lain memperkuat daya tahan tubuhm mengatur ritme kondisi fisik, memperlambat penuaan, dan membantu mencegah penyakit (Masniah dan Yusuf, 2013).

Produk pangan fungsional sangat mudah ditemui disekitar kita. Beberapa produk hasil pertanian dapat juga dapat dikategorikan sebagai produk pangan fungsional karena memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu juga disarankan untuk dikonsumsi di masa pandemi karena memberikan efek dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Produk tersebut di antaranya:

1.Kacang kedelai

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: pixabay.com)

Kacang-kacangan lokal mengandung senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh, salah satunya yaitu kacang kedelai. Kacang kedelai mengandung beberapa zat gizi seperti vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin K, vitamin E, dan asam folat. Kandungan gizi tersebut menjadikan kacang kedelai sebagai produk pangan fungsional karena dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti mengontrol kadar kolesterol, kesehatan jantung, melawan kanker, dan meningkatkan imunitas tubuh.

2. Kacang hijau

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: pixabay.com)

Kandungan fitonutrien yang cukup banyak dalam kacang hijau dapat berfungsi sebagai antiinflamasu, membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan menetralkan zat-zat berbahaya di dalam tubuh seperti radikal bebas, virus, bakteri, dan zat berbahaya lainnya.

3. Kacang merah

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: pixabay.com)

Beberapa kandungan nutrisi seperti serat, folat, protein, vitamin C, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, dan juga zinc dimiliki oleh kacang merah. Kandungan nutrisi tersebut dapat memberikan manfaat bagi tubuh melalui konsumsi kacang merah, seperti dapat membantu mencegah kanker, meningkatkan kesehatan tulang, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan melancarkan sistem perncernaan.

4. Daun kelor

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: pixabay.com)

Saat ini daun kelor banyak dimanfaatkan sebagai produk obat herbal untuk mengobati berbagai penyakit. Hal ini karena senyawa antioksidan alami yang terkandung dalam daun kelor. Senyawa antioksidan yang mampu menangkal zat berbahaya masuk dalam tubuh ini sangat cocok dikonsumsi sebagai pangan fungsional di masa pandemi ini.

5. Ubi Kayu/Singkong

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: pixabay.com)

Singkong memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh. Selain itu, singkong juga mengandung vitamin A yang sangat bermanfaat untuk kesehatan mata. Perpaduan antara vitamin C dan A pada singkong dapat berfungsi sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas, mencegah penyakit jantung, dan mencegah penuaan pada kulit.

6. Gembili

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: kompas.com)

Gembili merupakan jenis umbi-umbian lokal yang mudah ditemui terutama di wilayah pedesaan. Umbi gembili mengandung senyawa bioaktif yang sangat bermanfaat bagi tubuh, yaitu dioscorin, diosgenin, dan inulin. Senyawa bioaktif tersebut bermanfaat untuk meningkatkan pertahanan tubuh, mencegah penyakit metabolik seperti hiperkolesterolemia, dislipidemia, diabetes, dan obesitas, serta mencegah peradangan dan kanker.

7. Uwi

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: liputan6.com)

Masih pada keluarga umbi-umbian, uwi ini dapat berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena mengandung vitamin C dan protein yang cukup tinggi namun rendah gula. Uwi juga dapat berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menjaga tubuh dari paparan zat berbahaya seperti virus, bakteri, radikal bebas, dan zat berbahaya lainnya. Selain itu, uwi juga bermanfaat untuk meningkatkan microflora usus sehingga dapat melancarkan pencernaan.

8. Ubi Jalar

Produk Pangan Fungsional
Ilustrasi (Foto: pixabay.com)

Satu lagi dari keluarga umbi-umbian yaitu ubi jalar. Ubi jalar ini dapat bermanfaat sebagai antioksidan yang cukup baik bagi tubuh karena memiliki kandungan senyawa fenol, termasuk antosianin dan fenolat. Selain itu, ubi jalar juga memiliki kandungan serat yang tinggi dan indeks glikemik (IG) rendah sehingga dapat memberikan manfaat untuk melancarkan pencernaan serta mencegah penyakit degenerative pada tubuh.

9. Pisang

Pisag merupakan jenis buah lokal yang sering dijumpai di sekitar kita. Pada masa pandemi ini, konsumsi buah pisang sangat dianjurkan karena dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pisang mengandung vitamin A, C, dan B6 yang dapat melawan benda asing masuk dalam tubuh. Selain itu, pisang juga mengandung serat yang cukup tinggi sehingga dapat memperlancar pencernaan serta kandungan antioksidan yang baik bagi tubuh.

 

Penulis: Vioretta Putri
Mahasiswa KKN-PPM UGM

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *