Proporsi Menu Berbuka Puasa yang Sehat dan Seimbang

Proporsi Menu Berbuka Puasa yang Sehat dan Seimbang
Proporsi Menu Berbuka Puasa yang Sehat dan Seimbang

Jogjakeren.com – Mengontrol proporsi menu berbuka puasa yang sehat dan seimbang, tentu sangat penting dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bugar. Tidak hanya bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, melainkan bagi setiap orang yang menjalankan ibadah puasa.

Sebab pada umumnya, setelah menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan dahaga, semuanya akan dilimpahkan pada saat buka puasa. Terkadang hingga lupa diri dan tidak mempedulikan apa saja yang telah dikonsumsi pada saat berbuka puasa.

Mengonsumsi makanan dan minuman yang bernutrisi sangatlah penting untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah seharian berpuasa. Akan tetapi, apa yang dikonsumsi untuk berbuka puasa juga harus dikontrol, sehingga tetap seimbang, sehat, dan tidak melebihi batas.

Read More

Bagaimana Cara Berbuka Puasa yang Benar

Mediclinic merekomendasikan berbuka puasa diawali dengan minum, untuk memenuhi kebutuhan air tubuh. Sebab, tubuh manusia terdiri dari 70% cairan, sehingga keseimbangan air dalam tubuh sangat penting untuk dijaga.

Minuman untuk berbuka puasa bisa berupa air mineral, susu rendah lemak, infuse water, atau jus buah murni tanpa tambahan gula, SKM, atau creamer. Menghindari minuman yang ekstra manis dan minuman berkarbonasi akan lebih baik bagi tubuh.

Selanjutnya, sebelum masuk ke menu utama, mengonsumsi buah kurma 2 – 3 buah akan sangat baik untuk meningkatkan gula alami dan energi. Sup sayuran juga bisa menjadi menu pembuka untuk menyiapkan perut sebelum mengonsumsi menu utama.

Proporsi Menu Berbuka Puasa yang Sehat dan Seimbang
Proporsi Menu Berbuka Puasa yang Sehat dan Seimbang

Menentukan Proporsi Menu Berbuka Puasa

Dilansir dari website Mediclinic, proporsi menu berbuka yang seimbang adalah sebagai berikut:

  • 1/4 bagian untuk karbohidrat
  • 1/4 bagian untuk protein
  • 1/2 bagian untuk sayur dan buah

Asupan karbohidrat dapat diperoleh dari berbagai sumber karbohidrat yang umum kita konsumsi. Sumber karbohidrat bisa berupa nasi, nasi merah, roti, kentang, jagung, sagu, hingga singkong.

Adapun asupan protein dapat diperoleh dari ikan, daging, ayam, telur, atau protein dari tahu dan tempe. Biji-bijian lain sebagai lauk juga dapat menambah asupan protein saat berbuka.

Sementara itu, sayuran dan buah menjadi proporsi paling besar. Konsumsi sayuran dan buah yang dapat menghidrasi atau membantu memenuhi kebutuhan air. Selain mengandung berbagai vitamin dan mineral, buah dan sayur juga kaya serat, sehingga membantu melancarkan pencernaan.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan dalam Berbuka Puasa

Selain mengontrol proporsi menu berbuka puasa, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam berbuka puasa:

  • Berbuka puasa sangat direkomendasikan diawali dengan minum air mineral, buah kurma, serta semangkuk sup.
  • Jeda sebelum menu utama perlu diberikan untuk menyiapkan perut serta mengembalikan keseimbangan dalam tubuh.
  • Memasak hidangan dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang akan jauh lebih sehat dari pada digoreng.
  • Menjaga makanan dan minuman dari gula dan garam yang berlebih, serta dari penyedap rasa.
  • Hindari makan dan minum yang tergesa-gesa, karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah lambung.
  • Setelah berbuka, minum segelas air putih tiap jam, hingga menjelang tidur akan membantu mengembalikan cairan tubuh.

Melalui kontrol proporsi menu berbuka puasa serta memperhatikan beberapa hal saat berbuka puasa, berarti kita telah berusaha hidup yang lebih sehat. Dengan demikian, tubuh dapat tetap sehat dan bugar, sehingga ibadah di bulan suci Ramadan juga semakin lancar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *