Jogjakeren.com – Banyak masyarakat Indonesia mengonsumsi sayur yang mengandung bahan kimia berbahaya salah satunya pestisida. Sayur-sayur berpestisida banyak kita temukan di pasar-pasar, penjual keliling, ataupun supermarket. Hal itu tidak bisa kita pungkiri karena relatif lebih awet.
Kanker menjadi salah satu dampak dari mengonsumsi sayur berpestisida. Tidak hanya itu, lingkungan juga terkena akibatnya. Hama semakin resisten terhadap pestisida sehingga semakin tinggi dosis obat kimia yang akan diberikan. Sungai ikut tecemar dan masih banyak lagi dampak negatifnya.
Bagaimana cara kita mencegah dampak itu terjadi?
Kita dapat mengurangi dampak-dampak di atas dengan mengonsumsi sayur-sayuran organik. Sayur organik adalah sayur yang ditanam atau dibudidayakan tanpa bahan kimia. Saat memupuk dan penyemprotan hama, juga tidak menggunakan bahan kimia apapun.
Lalu, apa manfaat makan sayur-sayuran organik?
1. Lebih banyak mengandung vitamin dan mineral

Sebab tidak ada obat kimia atau pestisida yang diberikan, kualitas nutrisi pada sayur organik lebih terjaga. Sayur organik banyak mengandung vitamin dan mineral seperti zink, zat besi, dll.
2. Dapat menurunkan risiko kanker

Sayuran organik cenderung tidak mengandung ‘ampasnya’ pestisida. JAMA Internal Medicine meneliti frekuensi konsumsi makanan organik pada 68.946 orang dewasa (tahun 2009). Dalam penelitiannya, banyak pasien yang mengembangkan sekitar 1.340 jenis kanker. Namun, orang yang mengonsumsi makanan organik memiliki resiko 25 persen lebih rendah terkena kanker.
3. Memperkuat sistem imun

Di masa pandemi saat ini, sistem imun sangat penting diperhatikan dan dijaga. Salah satu cara menjaga imun dengan olahraga dan mengonsumsi makanan yang bergizi. Mengonsumsi sayur-sayuran maupun buah-buahan organik dapat mengurangi penerimaan bahan kimia berbahaya dalam tubuh. Dengan itu, imun tetap terjaga.
4. Lebih aman dan sehat untuk dikonsumsi

Sayur-sayuran yang terbebas bahan kimia atau pengawet tentu jelas aman untuk dikonsumsi. Sayuran pun jauh lebih segar, kesegaran juga sangat mempengaruhi kualitas rasa. Tidak hanya aman, tapi sayuran tanpa bahan kimia juga jauh lebih enak dan segar rasanya.
5. Lingkungan terjaga

Banyak peristiwa seperti sungai tercemar, hama lebih resisten (kebal), unsur hara dalam tanah juga akan rusak. Nah, hal-hal tersebut jelas tidak kita inginkan. Mengubah pola makan sayur ke sayur organik menjadi salah satu cara untuk mencegah peristiwa tersebut, tidak hanya tubuh yang mendapatkan manfaat, lingkungan juga akan terjaga dari pencemaran.




