Anda Seorang Introvert? Ini Dia 6 Langkah Menjalin Koneksi bagi Seorang Introvert

  • Whatsapp
Introvert
Ilustrasi introvert (Foto: freepik.com)

Jogjakeren – Menciptakan komunikasi yang efektif tentunya tidak berjalan begitu saja, perlu adanya trik dan kiat tertentu agar supaya pesan yang dimaknai satu orang, dimaknai sama oleh pihak lainnya. Berbicara soal trik dan kiat khusus komunikasi efektif, ada dua tipe kepribadian dalam seseorang yang bisa dijadikan acuan, yaitu introvert dan extrovert.

Seorang introvert memiliki kepribadian yang cenderung senang dengan pekerjaan-pekerjaan individu yang tidak membutuhkan banyak interaksi sosial dengan keramaian. Di sisi lain, extrovert senang dengan adanya banyak interaksi dan bertemu dengan banyak orang.

Tentunya, membangun komunikasi efektif untuk keduanya berbeda agar pesan yang disampaikan bisa dimengerti oleh orang lain. Sebelum tahu bagaimana tips agar komunikasi efektif, ada baiknya kamu kenali dulu dirimu dengan baik, apakah kamu seorang introvert atau extrovert, namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas terlebih dahulu tentang langkah – langkah berkomunikasi yang efektif ala introvert.

Perlu diketahui bersama banyak yang menyebut orang introvert pendiam dan pemalu, tapi sebenarnya itu kurang tepat. Ia hanya tidak suka langsung mengutarakan apa isi pikirannya ke “forum”, dan memproses banyak informasi dalam dirinya terlebih dahulu sebelum mengemukakannya. Kalau kamu termasuk orang introvert, berikut tips agar bisa melakukan komunikasi efektif.

  1. Jadilah diri Anda sendiri

Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain, dan juga menurut peneliti para ahli, sebenarnya manusia tidaklah pemalu sejak dilahirkan, tetapi ada sesuatu yang terjadi pada manusia tersebut sehingga manusia tersebut menjadi tak mau membuka diri.

Terkadang, untuk orang-orang yang introvert sekali pun yang identik dengan kata “sendirian”, instingnya sebagai makhluk sosial akan mendorong orang tersebut untuk sesekali keluar dari sifat introvertnya.

Meskipun begitu, jadilah diri Anda sendiri. Terkadang, orang-orang yang introvert berpikir bahwa dia harus bersikap layaknya seperti orang yang berkepribadian extrovert untuk membangun koneksi. Menjadi diri sendiri adalah yang terbaik, jadilah diri Anda yang tidak meledak-ledak tetapi tulus dan rendah hati dalam membangun koneksi. Dengan kata lain, tidak apa-apa bila agak canggung, hanya jangan terus-terusan meminta maaf tentang kecanggungan Anda.

  1. Tersenyumlah

Introvert
Ilustrasi tersenyum (Foto: freepik.com)

Hal ini memang terdengar sepele, bahkan mungkin banyak yang tidak peduli dengan ini. Terkadang di dalam sebuah acara, Anda terlalu sibuk memikirkan bagaimana caranya untuk membuka pembicaraan sampai lupa kalau Anda sedang berjalan dengan wajah cemberut. Raut wajah serius, cemberut, dan marah adalah hal yang terlihat menakutkan. Orang-orang akan lebih senang bertemu dengan orang yang dengan tersenyum sambil mengucapkan kata-kata simpel seperti selamat pagi, selamat makan, dan lain sebagainya. Jadi tersenyum adalah kunci.

  1. Mulailah dari hal-hal yang kecil dan jangan lewatkan kesempatan untuk bertegur sapa

Kalau Anda merasa terlalu terintimidasi untuk berkenalan dengan orang yang benar-benar Anda tidak kenal, mulailah membangun koneksi dengan orang yang Anda sudah kenal, misalnya saudara atau teman. Membangun koneksi tidak harus selalu dimulai dengan orang yang sama sekali tidak Anda kenal.

Tips lain yang cukup mudah adalah bangunlah koneksi dari teman-teman Anda semasa sekolah atau kuliah. Teman-teman sealmamater adalah target emas dari menjalin koneksi. Jadi, jangan takut untuk mengontak kembali teman-teman Anda semasa Anda masih menimba ilmu, siapa tahu mereka menjadi bagian dari jaringan koneksi Anda dan bisa bekerjasama dengan Anda.

Jika Anda juga bersifat pemalu, hadirilah acara-acara yang memang sesuai dengan minat. Dengan ini, Anda dapat membangun koneksi dengan mengekspresikan apa yang Anda minati di dalam acara tersebut. Membangun koneksi bukanlah dengan mencari kesamaan minat, tetapi bagaimana Anda mengekspresikan minat Anda.

Jika ada seseorang di dalam acara tersebut yang benar-benar Anda tidak kenal ingin berkenalan dengan Anda, sambutlah ajakan tersebut. Jangan lupa ambil napas dalam-dalam dan perkuatlah kepercayaan diri anda apabila merasa malu dalam berbicara.

  1. Berhentilah meminta maaf

Orang-orang yang introvert dan canggung bersosialisasi terkadang melontarkan banyak maaf karena menurut mereka, menjaring koneksi dan mengajak ngobrol orang tak dikenal adalah hal yang mengganggu orang lain (karena mereka sendiri sering merasa terganggu saat ditegur orang tak dikenal). Padahal, menjaring koneksi adalah salah satu bagian dari membangun hubungan.

Jika Anda terus meminta maaf, itu menunjukkan bahwa Anda kurang profesional dan kurang percaya diri. Jangan terus meminta maaf jika Anda meminta tolong atau meminta nasihat kepada koneksi Anda. Bisa jadi di masa mendatang, justru koneksi Andalah yang membutuhkan Anda. Meminta maaflah sewajarnya, dan terus percaya dirilah.

  1. Jadilah pendengar yang baik

Introvert
Ilustrasi pendengar yang baik (Foto: freepik.com)

Orang-orang yang introvert biasanya adalah pendengar yang baik. Menjadi pendengar yang baik memang bukanlah aset untuk tampil menonjol di depan umum. Tetapi, skill ini dapat meninggalkan kesan yang sangat kuat kepada orang saat berkomunikasi. Mendengarkan secara rinci dan mengajukan pertanyaan yang sulit untuk dijawab oleh orang tersebut dapat membantu Anda membangun koneksi yang berarti.

  1. Jangan lupa untuk menyampaikan pujian

Setiap manusia pasti merasa senang jika mendengar sesuatu yang baik dilontarkan oleh orang lain kepadanya. Sampaikanlah pujian kepada lawan bicara Anda. Tetapi perlu diingat, pastikan bahwa Anda bersungguh-sungguh memuji lawan bicara Anda dan jangan memuji-muji yang berlebihan. Pikirkan terlebih dahulu, bila Anda berpendapat tidak perlu melontarkan pujian, maka tak perlu memaksakan pujian.

Ingat, Anda bukan satu-satunya yang canggung bersosialisasi

Perlu diingat, bahwa Anda bukanlah satu-satunya orang yang introvert di mana pun Anda berada. Bisa saja orang yang duduk di sebelah Anda atau yang berdiri di seberang Anda, juga sedang merasa deg-degan dan bingung tentang bagaimana memulai percakapan. Daripada duduk diam dan akhirnya bosan, lebih baik cobalah untuk membuka percakapan. Mungkin saja Anda tidak mendapat respon, atau percakapan tidak sesuai dengan yang Anda harapkan, tetapi ada juga kemungkinan bahwa percakapan tersebut menjadi percakapan yang menyenangkan yang akan Anda lewatkan jika Anda tidak mencobanya.

Kalau Anda tidak pernah mau mencoba membuka diri, maka Anda tidak akan pernah bisa menjaring koneksi. Bila Anda merasa Anda lebih dari sekadar introvert, dan bersosialisasi membuat Anda merasa panik atau cemas, datanglah ke terapis untuk membantu Anda mengerti apa penyebabnya dan bisa mendapat solusi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *