Atur Aktivitas Fisik Sesuai Usia dan Kondisi Tubuhmu

Tips Aktivitas Fisik
Aktivitas Fisik untuk semua kalangan. (Foto: https://www.pexels.com/)

Jogjakeren.com – Kamu masih ragu beraktivitas fisik? Atau takut bergerak karena kondisi tubuh mu?

Jika kamu menderita penyakit kronis atau disabilitas, jangan takut untuk mulai melakukan aktivitas fisik. Bahkan, aktivitas fisik ini juga dapat memperlambat atau menunda perkembangan penyakit kronis, seperti hipertensi dan diabetes tipe 2. Aktivitas fisik adalah kunci untuk mencegah dan mengelola penyakit kronis.

Porsi dan Tips Aktivitas Fisik untuk Setiap Usia

Anak Usia Prasekolah (Usia 3 sampai 5 Tahun)

  • Anak usia prasekolah harus aktif secara fisik sepanjang hari untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan.
  • Orang tua dapat mendorong permainan aktif yang mencakup berbagai jenis aktivitas.

Anak-anak dan Remaja

  • Anak-anak dan remaja usia 6 hingga 17 tahun harus melakukan 60 menit atau lebih aktivitas fisik sedang hingga berat setiap hari yang meliputi aktivitas aerobik, penguatan otot, dan penguatan tulang.

Dewasa

  • Orang dewasa harus melakukan setidaknya 150-300 menit seminggu dengan intensitas sedang, atau 75-150 menit  seminggu aktivitas fisik aerobik intensitas kuat, atau kombinasi.
  • Aktivitas penguatan otot dengan intensitas sedang atau lebih besar dan yang melibatkan semua kelompok otot utama pada 2 hari atau lebih dalam seminggu akan memberikan manfaat kesehatan tambahan.

Lansia

Porsi dan tips orang dewasa juga berlaku untuk lansia. Beberapa tambahan tips yaitu:

Read More
  • Lansia dianjurkan melakukan aktivitas fisik multikomponen yang mencakup pelatihan keseimbangan serta aktivitas aerobik dan penguatan otot.
  • Lansia harus menentukan tingkat upaya mereka untuk aktivitas fisik relatif terhadap tingkat kebugaran mereka.
  • Lansia dengan kondisi kronis harus memahami apakah dan bagaimana kondisi mereka mempengaruhi kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur dengan aman.
  • Ketika lansia tidak dapat melakukan 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang dalam seminggu karena kondisi kronis, mereka harus aktif secara fisik sesuai kemampuan dan kondisi mereka.

Wanita hamil dan Periode Pasca Persalinan

  • Wanita harus melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang seminggu selama kehamilan dan periode postpartum.
  • Wanita yang terbiasa melakukan aktivitas aerobik intensitas tinggi atau yang secara fisik aktif sebelum hamil dapat melanjutkan kegiatan ini selama kehamilan dan masa nifas.
  • Wanita hamil dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mereka tentang apakah atau bagaimana menyesuaikan aktivitas fisik mereka.

Dewasa Dengan Kondisi Kesehatan Kronis atau Disabilitas

  • Orang dewasa dengan kondisi kronis atau disabilitas yang mampu beraktifitas fisik harus melakukan setidaknya 150 menit hingga 300 menit seminggu dengan intensitas sedang. Atau 75 menit hingga 150 menit seminggu aktivitas fisik aerobik intensitas kuat, atau kombinasi yang setara.
  • Aktivitas penguatan otot dengan intensitas sedang atau lebih besar dan yang melibatkan semua otot utama pada 2 hari atau lebih dalam seminggu juga akan memberikan manfaat kesehatan tambahan.
  • Orang dewasa dengan kondisi kronis atau disabilitas yang tidak dapat memenuhi pedoman utama di atas harus melakukan aktivitas fisik secara teratur sesuai dengan kemampuan mereka dan harus menghindari ketidakaktifan.
  • Orang dewasa dengan kondisi atau gejala kronis dapat berkonsultasi dengan profesional kesehatan atau spesialis aktivitas fisik tentang jenis dan jumlah aktivitas yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi kronisnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *