Strategi Mencegah Stres bagi Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Strategi stres
Mengatasi Stres Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19 (Foto: Pexel)

Jogjakeren – Anda saat ini yang masih berstatus mahasiswa sangat rentan terkena stres di masa pandemi Covid-19, lo. Sejak dikeluarkannya Surat Edaran Mendikbud Nomor 36962/MPK.A/HK/2020, sekolah maupun kampus hingga saat ini masih menerapkan pembelajaran secara daring guna pencegahan penyebaran Covid-19. Hal tersebut berdampak pada kesehatan mental bagi mahasiswa yaitu dapat menimbulkan stres.

Penyebab stres mahasiswa berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Yikealo dkk, diketahui bahwa sebagian besar mahasiswa di Eritrea Institute of Technology cenderung mengalami stres tingkat sedang (71%). Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa stressor yang paling sering menjadi pemicu terjadinya stres pada mahasiswa yaitu fasilitas pembelajaran yang kurang memadai (40,7%), kesulitan belajar untuk jangka waktu yang lama (32,5%), tugas yang terlalu banyak, dan beban akademik (23,5%).

Bacaan Lainnya

Stres yang berkepanjangan akan sangat mudah mengganggu kesehatan fisik dan melemahkan daya tahan tubuh. Akhirnya risiko terkena virus corona yang hingga kini terus bertambah kasusnya.

Tentu hal tersebut tidak ingin terjadi pada diri kita. Maka dari itu, ada strategi yang dapat mencegah stres bagi mahasiswa selama pandemi Covid-19. Stategi stres itu dapat Anda kenal dengan singkatan ‘STRESS’ yaitu Study Skills, Tempo – Time Management, Rest, Eating and Exercise, Self Talk dan Social Support.

Study Skills

Study Skills berarti, dalam menjalani kehidupan perkuliahan ada banyak hal yang perlu dipelajari, yang ingin diketahui, yang ingin diikuti, namun dalam waktu yang terbatas pula. Oleh karena itu, diharapkan mahasiswa perlu memiliki skill belajar yang sesuai dengan diri mereka masing – masing sehingga mampu belajar dengan efektif dan efisien dalam menggunakan sumber daya yang ada.

Tempo – Time Management

Time Management yang dimaksud adalah mahasiswa mampu memanajemen waktu sehingga apa yang dilaksanakan dapat tepat waktu dan tepat sasaran.

Rest

Rest yang berarti istirahat. Tubuh kita bekerja sesuai dengan pengaturan yang sudah ditentukan, hal ini berarti tiap orang memerlukan istirahat atau jeda terlebih dahulu sebelum memulai kembali aktivitas.

Eating and Exercise

Eating and Exercise  juga diperlukan karena tubuh kita memerlukan asupan yang seimbang dan latihan atau olahraga yang memadai agar dapat bugar kembali.

Self Talk

Self Talk, yang berarti percakapan kalbu yang berisi percakapan positif yang mampu membuat kita menjadi bersemangat lagi atau bahkan sering kali muncul juga percakapan negatif. Maka, kita perlu mampu secara sadar mengatur isi percakapan kita agar mendukung hal positif dari dalam diri kita khususnya dengan metode ‘stop ganti’ untuk percakapan kalbu yang negatif.

Social Support

Social Support atau jaringan pendukung. Pada dasarnya manusia memang makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Maka teman, keluarga dan kerabat diharapkan mampu menjadi Social Support.

Setelah mengetahui strategi pencegah stres ini, diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah dalam pembelajaran selama pandemi Covid-19. Sebagai mahasiswa sudah seharusnya dapat beradaptasi terhadap perubahan, paham dirinya sendiri dan mengerti mengatasi stresnya diri sendiri untuk tetap menjaga kesehatan mental.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *