Marah Dalam Islam dan Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

cara mengendalikan emosi menurut islam
Ilustrasi (Foto: freepik.com)

Jogjakeren.com Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam – Setiap orang pasti pernah merasa emosi yang meluap-luap. Penyebabnya beragam bisa jadi dari faktor internal atau eksternal. Apakah kamu salah satunya? Kegiatan yang membuat emosi yang tidak terkendali dapat merugikan diri sendiri dan berujung pada penyesalan.

Setiap manusia diciptakan memang memiliki emosi, tetapi tidak banyak dari mereka yang dapat mengendalikan emosinya sendiri. Emosi dapat berupa amarah, senang, sedih, sakit dan masih banyak lagi. Kemampuan seseorang yang dapat mengendalikan emosinya disebut dengan sabar. Sabar dalam diri seseorang tidak ada batasnya. Orang yang sabar akan selalu tabah dan tenang dalam menghadapi masalah ataupun cobaan yang telah diberikan kepada mereka. Lalu, bagaimana cara mengendalikan emosi menurut Islam?

Ada beberapa anjuran dalam ajaran Islam untuk orang yang sedang emosi. Kamu dapat mencobanya agar emosimu lebih mereda. Apa saja cara mengendalikan emosi menurut Islam? Ini dia.

Bacaan Lainnya

Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

  1. Jaga lisan ketika emosi

Dalam ajaran Islam, ketika sedang emosi sangat dianjurkan untuk diam supaya lisan terjaga dari kata-kata yang akan menyakiti hati seseorang. Jika ingin berbicara dan menyampaikan sesuatu, maka tenangkan diri dan pikiran untuk beberapa menit sebelum menyampaikannya. Jangan biarkan emosi mengendalikan pikiran dan tindakan, karena hal itu dapat merugikan diri sendiri.

Baca Juga : 6 Cara Mengatur Keuangan Pribadi Dengan Gaji 2 Juta, Emang Bisa?

Anjuran untuk diam ketika sedang emosi sudah diriwayatkan dalam hadist. Salah satunya yaitu:

“Jika kalian marah, maka diamlah.” (HR. Ahmad)

“Sesungguhnya ada hamba yang mengucapkan satu kalimat, yang dia tidak terlalu memikirkan dampaknya, namun menggelincirkannya ke neraka yang dalamnya sejauh timur dan barat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Mengambil wudhu dan berdoa

Cara ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah, saat seseorang sedang emosi alangkah baiknya untuk berwudhu, sholat dan berdoa. Hal ini bertujuan untuk meredakan emosi dan memadamkan api di dalam dada. Cara ini disebut dengan meditasi atau aktivitas yang menenangkan diri. Carilah tempat yang tenang dan tidak ada satupun yang mengganggu, lalu tariklah nafas dan tutup mata selama 5 sampai 10 menit.

cara mengendalikan emosi menurut islam
source from canva
  1. Berpikir hal yang positif

Pikiran dan hati yang positif atau tenang akan membuat seseorang dengan mudah mengendalikan emosi yang meluap. Seseorang yang selalu berpikiran positif dapat menyelesaikan masalah dengan cara yang rasional dan mengesampingkan emosi dan egonya.

  1. Mengendalikan dengan tersenyum

Cobalah alihkan dan kendalikan emosi kamu dengan senyum, meskipun emosi sedang meluap-luap. Bahkan sejelek apapun senyuman kamu ketika marah, tetapi hal ini akan membuat perubahan pada diri. Terkadang dengan tersenyum emosi akan berubah menjadi lebih positif. Dengan tersenyum, otak akan dapat merespon dan menyesuaikan emosi. Situasi yang tegang juga akan mereda dengan tersenyum.

Baca Juga : Cara Mengatur Emosi Agar Cepat Reda dan Pikiran Tenang

  1. Berdzikir

Mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berdzikir adalah salah satu cara mengendalikan emosi menurut Islam. Dengan ini hati yang awalnya berkecamuk dipenuhi emosi akan menjadi lebih tenang. Mendekatkan diri kepada Allah SWT tidak hanya dengan berdzikir saja banyak cara lain untuk mendekatkan diri pada sang pencipta. Asalkan dengan niat dan hati yang tertata baik maka semua masalah yang dihadapi akan mendapatkan solusi dengan cepat dan mudah.

Nah, itulah beberapa cara yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk mengendalikan emosi pada diri. Ingatlah pada dasarnya emosi atau marah tidak ada untungnya. Hal ini hanya akan merugikan diri sendiri jika emosi tidak dapat dikontrol. Dan akhirnya akan menyesali perbuatan yang telah dilakukan tersebut. Semoga bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *