Melindungi Anak dari Kekerasan Fisik dan Kejahatan Seksual

Kekerasan Fisik
Ilustrasi (Foto: infopublik.id)

Jogjakeren.com – Orang tua harus memposisikan dirinya sebagai teman untuk anaknya yang sedang mencari jati diri. Dengan begitu anak akan mencari solusi masalah dari orang tua.

Hal ini ditekankan oleh dr. Tika Prasetiawati, Sp.,KJ. dalam workshop kemuslimahan bertemakan “Mencintai Diri Sendiri”, Minggu (6/2/2022). Bersumber dari @UNICEFIndonesia, dr. Tika menjelaskan pentingnya kesadaran orang tua dalam melindungi anak dari kekerasan fisik dan kejahatan seksual.

Read More

Apa yang bisa dilakukan orang tua dalam melindungi anak dari kekerasan fisik dan kejahatan seksual, ya sob? Ayo sobat, kita simak kiat-kiat pencegahan berikut.

  1. Waspada

Waspada sangat penting dilakukan oleh seluruh orang tua dalam mengawasi anak-anaknya. Hal ini dikarenakan banyak pelaku kekerasan fisik dan kejahatan seksual dilakukan oleh orang yang dikenal anak.

  1. Bangun komunikasi dengan anak

Untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak, lakukan hal berikut:

  • Dengarkan cerita anak dengan penuh perhatian.
  • Hargai pendapat dan seleranya walaupun mungkin orang tua tidak setuju.
  • Jika anak menceritakan sesuatu yang sekiranya membahayakan, tanya anak bagaimana mereka menghindari bahaya tersebut.
  • Orang tua baiknya belajar untuk melihat dari sudut pandang anak. Jangan cepat mengkritik atau mencela cerita anak.
  1. Ajarkan pada anak: TIDAK ADA ORANG YANG BOLEH MENYENTUH BAGIAN PRIBADI

Tekankan pada anak bahwa selain dirinya sendiri, tidak ada orang yang boleh menyentuh bagian pribadi. Bagian pribadi tersebut meliputi: kelamin, dada, paha dan pantat. Jika ada orang yang melakukan perbuatan tersebut, jelaskan pada anak bahwa itu SALAH, MELECEHKAN, dan MELANGGAR HUKUM.

Beranikan dan bangun kepercayaan diri pada anak untuk menolak dan lari saat ada orang yang menyentuh bagian pribadi anak.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.