Mengenal Tahap Pemerolehan Bahasa Pada Anak

pemerolehan bahasa anak
Sumber: pin.it

Jogjakeren.com – Bahasa merupakan alat komunikasi yang paling penting bagi manusia. Bahasa yang dimiliki manusia sangat dinamis sehingga dapat berkembang terus-menerus. Bahasa digunakan oleh manusia untuk bersosialisasi dan mengungkapkan pikirannya. Oleh karena itu, bahasa merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi manusia.

Bahasa merupakan alat komunikasi yang diperoleh manusia sejak lahir. Penguasaan sebuah bahasa oleh seorang anak dimulai dengan pemerolehan bahasa pertama yang sering kali disebut dengan bahasa ibu. Pemerolehan bahasa atau akuisisi bahasa adalah proses yang berlangsung di dalam otak anak-anak ketika dia memperoleh bahasa pertamanya atau bahasa ibunya (Fatmawati, 2015). Pemerolehan bahasa merupakan sebuah proses yang sangat panjang sejak anak belum mengenal sebuah bahasa sampai fasih berbahasa.

4 Karakteristik Pemerolehan Bahasa:

  1. Pemerolehan bahasa berlangsung dalam situasi informal
  2. Pemilihan bahasa  tidak melalui pembelajaran formal di sekolah
  3. Dilakukan tanpa sadar atau secara spontan
  4. Terjadi dalam konteks berbahasa yang bermakna bagi anak

Menurut Ingram (dalam penelitian Palenkahu, 2005) pemerolehan bahasa pertama dibagi menjadi empat periode, yaitu:

  1. Pertama, tahap pendahuluan ditandai dengan tiga jenis tingkah laku yaitu membabel, meniru, dan pemahaman awal.
  2. Kedua, periode pertama (1-1,6 tahun) anak memeroleh sejumlah bunyi dengan makna khusus yang menyatakan ide suatu kalimat secara menyeluruh, akan tetapi tidak ada bukti anak memahami tata bahasa.
  3. Ketiga, periode kedua (1,6-2,0 tahun) anak menyadari bahwa segala sesuatu mempunyai makna sembutan yang beruntun dalam pemerolehan kata dan pertanyaan tentang nama benda.
  4. Keempat, periode (2,0-2,6 tahun) anak mulai membentuk kalimat dengan baik dalam arti berisi kata-kata untuk relasi gramatikal utama subjek dan predikat.

Menurut T. Mahajani & R. H Muhtar (2019), faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa anak meliputi:

  1. Keuniversalan bahasa
  2. Perkembangan kognitif anak
  3. Perkembangan sosial

Proses pemerolehan bahasa pertama pada anak dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal berkaitan dengan faktor kognitif, Language Acquisition Device (LAD) atau perangkat pemerolehan bahasa yang dimiliki anak sejak lahir, serta IQ anak.

Sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan sosial anak dan kesempurnaan masukan bahasa anak yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pada pemerolehan bahasa pertama dan bahasa kedua anak akan berupaya dapat mencapai kompetensi dan perfomansi bahasa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *