Bantul, Jogjakeren.com – Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, mengapresiasi kegiatan senam massal dan bazar yang digelar DPD LDII Kabupaten Bantul karena dinilai memberi manfaat bagi kesehatan sekaligus perekonomian masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kompleks KB TK IT dan MI Insan Utama, Sanden, Bantul, Sabtu (8/8/2026), sebagai rangkaian Pra Musda IX LDII Bantul dan menyongsong HUT ke-81 RI.
Aris mengatakan senam massal menjadi kegiatan positif untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mendorong warga menerapkan pola hidup aktif. Menurutnya, kondisi tubuh yang sehat menjadi modal penting bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas dan berkontribusi di lingkungan sekitar.
“Senam massal adalah suatu kegiatan yang dapat menyehatkan seluruh warga masyarakat. Bagaimanapun sehebat apa pun kita, kita butuh badan yang sehat,” kata Aris.
Selain aspek kesehatan, Aris menilai bazar yang melibatkan generasi muda memiliki nilai strategis karena dapat menjadi sarana mengenalkan dunia usaha sejak dini. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bantul mempersiapkan anak muda agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha.
“Ini pas sekali anak muda sudah mulai dilatih untuk berusaha, untuk berbisnis. Namun karena di era sekarang medsos yang begitu gencar sekali, tentu kami berharap juga anak-anak muda senantiasa mengikuti perkembangan era saat ini,” ujarnya.
Aris juga berharap Musda IX LDII Bantul yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang mampu melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat peran LDII dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di Kabupaten Bantul.
“Atas nama pribadi, atas nama pemerintah kami mengucapkan selamat, mudah-mudahan Musda berjalan dengan lancar, sukses, dan mencapai tujuan apa yang diinginkan oleh seluruh anggota. Harapan kami ke depan LDII tetap terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul,” pungkas Aris.
Ketua Panitia, Sulastri Saptaningsih, mengatakan kegiatan diawali dengan senam massal yang diikuti sekitar 500 ibu-ibu warga LDII se-Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut sengaja dikemas berbeda dari agenda pengajian rutin untuk menyemarakkan momentum kemerdekaan sekaligus rangkaian Pra Musda IX LDII Bantul.
“Biasanya kami mengadakan pengajian khusus ibu-ibu rutin setiap bulan, namun bulan ini bersamaan momen Agustusan dan Pra Musda IX LDII Bantul, kami buat kegiatan yang berbeda,” ujarnya.
Selain senam massal, kegiatan juga dimeriahkan bazar yang melibatkan generasi muda sebagai sarana melatih kemandirian usaha. Sejumlah kuliner dan kebutuhan sembako dijajakan untuk mendukung kebutuhan peserta setelah mengikuti senam, disusul games berkelompok yang menambah kemeriahan kegiatan.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Bantul Nanang Dwi Antoro mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi sejumlah program pengabdian LDII yang mencakup bidang kebangsaan, kesehatan, dan perekonomian. Senam massal menjadi bagian dari penguatan aspek kesehatan, sedangkan bazar menjadi wadah penguatan ekonomi sekaligus memeriahkan HUT ke-81 RI.
“Jadi pagi ini kami mengadakan kegiatan yang kaitannya dengan kebangsaan karena kita menyongsong dan ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Kemudian ada aspek kesehatan yang kami isi dengan senam, dan aspek perekonomian yang kami isi dengan adanya bazar,” katanya.





