Mengusung Tema Pemanfaatan dan Pelestarian, Tim KKN UGM Jogorogo Ngawi Bersiap

KKN UGM
Tim KKN UGM Jogorogo melaksanakan koordinasi unit bersama DPL Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. (depan-kanan)

Jogjakeren.com – Tim KKN-PPM UGM Jogorogo, Ngawi 2022-JI022 melakukan koordinasi unit sebagai persiapan pelaksanaan KKN-PPM Periode 2 Tahun 2022, Sabtu (4/6/2022). Dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. dan 28 anggota tim. Koordinasi Unit ini juga sekaligus menjadi ajang silaturahim antar anggota Tim KKN dan DPL.

Atus mengungkapkan bahwa program yang akan dilaksanakan oleh Tim KKN diharapkan dapat berdampak secara berkelanjutan bagi masyarakat di Kecamatan Jogorogo khususnya Desa Jaten dan Brubuh. Selain itu, ia juga menerangkan bahwa tim KKN harus dapat berbaur, berperilaku yang baik, dan bermasyarakat dengan penduduk desa.

Read More

Mengusung tema Penguatan Kapasitas Masyarakat Dalam Rangka Pemulihan Pasca Pandemi Covid-19, diharapkan tim KKN memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat di Desa Brubuh dan Jaten sebagai upaya untuk mempersiapkan desa dalam rangka pemulihan pasca pandemi Covid-19.

“Tema KKN ini dipilih untuk menyesuaikan keadaan menuju new normal. Tujuannya untuk mempersiapkan keterampilan baru yang diperlukan oleh masyarakat Desa Brubuh dan Jaten di Kecamatan Jogorogo sehingga bisa menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan,” tutur Amir Amir Machmud Mauludin Koordinator Mahasiswa Tingkat Unit KKN-PPM UGM Jogorogo.

Potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Kecamatan Jogorogo Ngawi sangat beragam. Mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga pariwisata. Namun, Tim KKN ini menilai pemanfaatan dan pelestarian Sumber Daya Alam di Jogorogo masih dapat ditingkatkan.

“Rancangan Program kerja akan banyak terkait dengan penggunaan teknologi pada proses pertanian, pengolahan lanjutan hasil tani, teknologi tepat guna terkait pengolahan limbah, hingga eco-tourism. Namun, tentunya akan dikonsultasikan lebih lanjut dan detail dengan pihak desa setelah penerjunan nanti,” ungkap Raynord Rasendriya Risatama Koordinator Mahasiswa Tingkat Sub-unit Jaten.

Ia juga mengungkapkan, pada dasarnya pada saat Pandemi Covid-19 yang paling berdampak pada desa adalah sektor pariwisata. Namun, menurutnya potensi sumber daya alam berupa hasil tani di desa juga peluang besar untuk dikembangkan bertujuan untuk mendukung sektor pariwisata pada masa pemulihan pasca pandemi.

“Semoga tim KKN ini dapat merealisasikan program kerjanya dengan baik,” pungkas Raynord.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.