Peran Boarding School dalam Perwujudan 8 Bidang Pengabdian LDII Sleman

Boarding School
Gedung SMA Insan Mulia Boarding School (IMBS) Yogyakarta (Foto: koleksi sekolah)

Jogjakeren.com – Jogja telah lama dikenal sebagai ‘Kota Pelajar’. Di Kabupaten Sleman, terdapat tidak kurang dari 42 Perguruan Tinggi (PT). Angka ini hampir 50% dari jumlah PT di Provinsi DIY. Dengan banyaknya pendatang di Kabupaten Sleman tentu membuat latar belakang masyarakat semakin beragam.

Karenanya, tak berlebihan jika Kabupaten Sleman kini dijuluki sebagai ‘Miniatur Indonesia’. “Sleman adalah miniatur Indonesia karena masyarakatnya beragam. Banyaknya perguruan tinggi (di Sleman), ini potensi SDM yang harus dimaksimalkan,” kata H. Anji Sujiman, S.H., M.M. di tengah seremoni pembukaan Musyawarah Daerah VII DPD LDII Kab. Sleman, Minggu (5/12/2021).

Bacaan Lainnya

Kondisi dan potensi yang ada di Kabupaten Sleman turut mempengaruhi pola dan kerangka pikir organisasi LDII. Sejak lama, LDII telah menempatkan bidang pendidikan menjadi bagian dari 8 bidang pengabdian untuk bangsa. Di kesempatan yang sama, Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. memaparkan 8 bidang pengabdian LDII untuk bangsa, yakni wawasan kebangsaan, dakwah islam, pendidikan umum, ekonomi syariah, pertanian dan lingkungan hidup, kesehatan dan pengobatan herbal, informasi dan teknologi, serta Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Mewujudkan delapan bidang pengabdian LDII bukanlah hal yang mudah, karena SDMnya terbatas. Silahkan Sleman memilih dari 8 bidang ini. Kami dari provinsi melihat (banyak) potensi di Sleman,” imbuh Atus yang juga Ketua DPW LDII DIY.

Bagaimana peran satuan pendidikan IMBS dalam mencetak generasi LDII Sleman yang Profesional Religius?

Pemerintah Kabupaten menyiapkan berbagai sarana pendidikan pada setiap jenjang usia. Dilansir dari laman kemdikbud.go.id, terdapat 550 SD, 160 SMP, dan 75 SMA sederajat se-Kabupaten Sleman. Termasuk di dalamnya, pendidikan berbasis pondok pesantren atau boarding school. Kondisi ini semakin memperkuat identitas Jogja sebagai ‘Kota Pelajar’.

Melalui pendidikan, LDII terus berupaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang Profesional Religius. Taget ‘Profesional Religius’ ini diterapkan di setiap satuan pendidikan baik formal maupun non formal (pondok pesantren). Baik berjalan secara paralel maupun simultan.

Sekolah Menengah Atas (SMA) Insan Mulia Boarding School (IMBS) Yogyakarta Jl. Nakula No. 32, Nglempong Lor, Sariharjo, Ngaglik merupakan salah satu sekolah binaan LDII di Kabupaten Sleman. Selain materi umum, IMBS juga berfokus pada pendidikan karakter dan profesionalitas. Implementasi nilai-nilai luhur pendidikan diberikan kepada para siswa, baik saat di dalam pembelajaran kelas maupun pondok.

Ditemui secara terpisah, Kepala Sekolah SMA IMBS Yogyakarta berharap keberadaan sekolah ini dapat memberikan kontribusi yang positif dalam pembinaan generasi muda yang unggul, religius dan berkarakter. “Dukungan dari masyarakat dan instansi terkait sangat diharapkan guna mendukung visi-misi sekolah, sehingga (IMBS) mampu bersama-sama dengan pemerintah mewujudkan generasi emas dan berdaya saing dalam menghadapi Era 4.0 dan masa yang akan datang,” tandas Siti Nurhayati, S.Si., M.Pd., pada Selasa (7/12/2021).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.